REFORMULASI SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Home / Event / REFORMULASI SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

REFORMULASI SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

By
In Event

Model sistem perencanaan pembangunan nasional yang ada saat ini memungkinkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dilaksanakan secara tidak konsisten dalam setiap periode pemerintahan mengingat implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) didasarkan kepada visi dan misi Presiden dan/atau Wakil Presiden terpilih dalam pemilihan umum, yang masing-masing dapat memiliki visi dan misi yang berbeda dalam setiap periode pemerintahan. Demikian pula antara sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah, kemungkinan berpotensi terjadi ketidakselarasan pembangunan mengingat sistem perencanaan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tidak terikat untuk mengacu pada sistem perencanaan pembangunan menengah nasional mengingat visi dan misi Gubernur/Bupati/Walikota yang mungkin dapat berbeda dengan Visi dan Misi Presiden dan/atau Wakil Presiden terpilih, demikian juga dengan Visi dan Misi Gubernur/Bupati/Walikota di daerah lainnya.

FGD ini Dilaksanakan di Hotel Grand Serela, Medan .

FGD ini Dilaksanakan di Hotel Grand Serela, Medan .

Untuk membahas lebih dalam mengenai Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dengan Model GBHN, MPR memandang perlu melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan bahan masukan akademis dari peserta terkait dengan tema yakni Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dengan Model GBHN dan Rumusan Rekomendasi atas materi kajian yang telah ditetapkan, yang menjadi bahan kajian untuk ditindaklanjuti. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Biro Pengkajian Sekretariat Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia dengan Center For Election and Political Party (CEPP) FISIP Universitas Indonesia dan CEPP FISIP Universitas Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung pada hari Senin, 4 April 2016 bertempat di Hotel Grand Serela Medan dan dibuka langsung oleh ketua MPR-RI Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM.

Peserta kegiatan FGD berasal dari berbagai latar belakang. Terdapat tiga orang narasumber dengan latar belakang akademisi yaitu 1. Prof. Chusnul Mar’iyah, Ph.D (Presiden Direktur CEPP FISIP Universitas Indonesia), 2. Dr. Murryanto Amin (CEPP FISIP Universitas Sumatera Utara dan Dosen Ilmu Politik USU), dan 3. Dra. Rosmery Sabri, MA (CEPP FISIP Universitas Sumatera Utara dan Dosen Ilmu Politik USU) yang menyajikan materi terkait Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dengan Model GBHN yang dibahas oleh para pembahas yang berjumlah. Selanjutnya terdapat 25 orang peserta FGD dengan latar belakang berbeda (Akademisi, Ormas, Birokrat, LSM dan Profesional) yang melakukan pembahasan terkait tema FGD.

Recent Posts
Hubungi Kami

Silahkan isi pertanyaan, saran dan kritik anda, terima kasih.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

Parlemen GeorgiaFGD MPR Yogyakarta