Sekilas tentang Pemilu Presiden Amerika Serikat 2016

Home / Research & Publications / Sekilas tentang Pemilu Presiden Amerika Serikat 2016

Sekilas tentang Pemilu Presiden Amerika Serikat 2016

Tita Adelia, Peneliti pada Center for Election and Political Party FISIP UI

Pemilihan umum (pemilu) Presiden Amerika Serikat (AS) memiliki sistem yang berbeda dengan Negara lain pada umumnya. Jika sistem pemilu presiden di beberapa Negara membolehkan atau mewajibkan setiap warganegara yang telah memiliki hak pilih untuk memilih langsung calon presidennya, dalam pemilu Presiden AS hanya elector yang terpilih dari setiap Negara bagian yang berhak untuk memilih kandidat resmi calon Presiden. Para founding fathers AS berpendapat bahwa hal ini adalah untuk memberikan hasil yang representatif dan menghindari pemilu nasional yang korup. Terdapat argument dalam The Records of the Federal Convention of 1878 yang menyebutkan bahwa:

 

…[T]he members of the General Convention…did indulge the hope [that] by apportioning, limiting, and confining the Electors within their respective States, and by the guarded manner of giving and transmitting the ballots of the Electors to the Seat of Government, that intrigue, combination, and corruption, would be effectually shut out, and a free and pure election of the President of the United States made perpetual.

Bermula dari persyaratan sederhana untuk menjadi Presiden AS yakni berumur lebih dari 35 tahun, telah menjadi residen AS selama 14 tahun, dan merupakan warganegara yang lahir di AS (natural born citizen). Dari waktu ke waktu, terbentuk sistem yang cukup kompleks untuk menghasilkan calon kandidat presiden melalui presidential primary election dan kaukus. Disinilah warganegara di setiap Negara bagian memiliki kesempatan untuk memberikan suaranya secara langsung terkait dengan siapa yang akan dipilih untuk menjadi presiden. Rangkaian ini dijalankan sebagai proses untuk menominasikan calon presiden yang akan dipilih oleh elector di pemilu Presiden AS. Sistem di setiap Negara bagian pun berbeda, ada beberapa Negara bagian yang hanya menyelenggarakan primary, Negara bagian yang lain hanya menyelenggarakan kaukus, dan beberapa Negara lain menyelenggarakan keduanya. Primary election diselenggarakan oleh pemerintah lokal dan Negara bagian, sedangkan kaukus merupakan event privat yang diselenggarakan langsung oleh partai politik terkait.

Rangkaian primary dan kaukus ini telah berlangsung sejak 1 Februari 2016 dalam rangka menuju pemilu Presiden AS ke-58 pada 8 November 2016 mendatang. Sejauh ini terdapat dua nominasi kandidat dari Partai Demokrat yakni Hillary Clinton dan Bernie Sanders dan lima nominasi kandidat dari Partai Republik yakni Ben Carson, Ted Cruz, John Kasich, Marco Rubio, dan Donald J. Trump. Pada awalnya, masing-masing partai politik memiliki banyak calon yang dinominasikan namun seiring dengan berjalannya rangkaian primary dan kaukus ini beberapa diantaranya mengundurkan diri, misalnya Lincoln Chafee, Lawrence Lessig, Martin O’Malley, dan Jim Webb dari Partai Demokrat dan Chris Christie, Jeb Bush, Carly Florina, Jim Gilmore, dan Rick Santorum dari Partai Republik.

Sistem ini membuat strategi kampanye untuk pemilu Presiden di AS menjadi unik karena baik masing-masing kandidat dari partai politik harus menentukan Negara bagian mana yang akan dilakukan kampanye beserta kaukus, dan Negara bagian mana yang tidak perlu. Terkait dengan sumber pendanaan kampanye, pada bulan Januari lalu Federal Election Commission telah menerima laporan keuangan dari masing-masing kandidat yang menyantumkan jumlah serta sumber pendanaan. Dalam konteks pendanaan, di politik AS terdapat komite aksi politik yang dapat mengumpulkan dana kampanye tak terbatas namun dilarang berkordinasi langsung dengan kandidat presiden atau dikenal dengan Super PACs. Berikut merupakan laporan pendanaan kampanye dari masing-masing kandidat.

Laporan Keuangan Kandidat Calon Presiden Amerika Serikat (dalam juta dollar)

Partai Nama Kandidat Total Dana Pengumpulan Dana dari Kandidat Dana dari Super PACs dan PACs lainnya
Demokrat Hillary Clinton 188.0 130.4 57.5
Republikan Ted Cruz 104.2 54.7 49.6
Demokrat Bernie Sanders 96.3 96.3 <0.1
Republikan Marco Rubio 84.6 34.7 34.2
Republikan Ben Carson 68.0 57.9 10.1
Republikan Donald J. Trump 27.3 25.5 1.8
Republikan John Kasich 27.3 8.6 6.9

Sumber: New York Times, Which Presidential Candidates Are Winning Money Race diakses dari http://www.nytimes.com/interactive/2016/us/elections/election-2016-campaign-money-race.html

Kompetisi di tahun 2016 ini terbilang cukup sengit dengan Donald J. Trump yang mendominasi sebagai nominasi dari Partai Republik dan Hillary Clinton yang berkompetisi melawan Bernie Sanders untuk menjadi kandidat Presiden dari partai Demokrat. Rangkaian primary dan kaukus bermula dari Iowa dan New Hampshire kemudian dilanjutkan di South Carolina dan Nevada pada Februari minggu ketiga. Bulan Maret merupakan puncak dari kesibukan para calon kandidat Presiden yang masih bertahan karena akan berlangsung rangkaian tersebut di 26 negara bagian, sedangkan di 15 Negara bagian selanjutnya akan dilakukan pada bulan April, Mei, dan Juni. Pada bulan Juli, masing-masing partai politik akan mengumumkan secara resmi kandidat calon presiden yang akan maju dalam pemilu presiden AS di bulan November mendatang.

Referensi:

Inventory of the Working Papers of the 1878-1879 Constitutional Convention diakses dari http://archives.cdn.sos.ca.gov/collections/1879/archive/1879-finding-aid.pdf

South Carolina Primary Election Result diakses dari https://www.washingtonpost.com/2016-election-results/south-carolina/

Nevada Caucuses and South Carolina Primary, County by County diakses dari  http://www.theguardian.com/us-news/ng-interactive/2016/feb/20/nevada-south-carolina-live-results-primary-caucuses

2016 Primary Results and Calendar diakses dari http://www.nytimes.com/interactive/2016/us/elections/primary-calendar-and-results.html?_r=0

Election Process diakses dari http://www.loc.gov/teachers/classroommaterials/presentationsandactivities/presentations/elections/elecprocess3.html

8 takeaways from South Carolina and Nevada diakses dari http://edition.cnn.com/2016/02/20/politics/south-carolina-primary-nevada-caucuses-takeaways/

Recent Posts
Hubungi Kami

Silahkan isi pertanyaan, saran dan kritik anda, terima kasih.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

Uganda-YoweriCdQBwGRUYAAznYE